Kenapa Harus Trading di Broker Forex Teregulasi Resmi ?

forex broker teregulasi resmiPerkembangan pesat bisnis sekuritas tentu memicu bertumbuhnya berbagai perusahaan pialang yang berlaku sebagai akses trading bagi para investor. Dibandingkan dengan instrumen transaksi dalam pasar uang yang lain, trading forex banyak mempunyai peminat karena likuiditasnya yang tinggi dan peluang untuk mendapatkan pengembalian modal yang lebih cepat dibandingkan investasi saham. Sebagai trader, hal pertama yang harus dilakukan agar trading Anda dapat dilakukan dengan aman dan nyaman adalah memilih perusahaan broker forex resmi dan teregulasi baik oleh lembaga keuangan internasional dan lokal.

Apa itu broker Scam ?

Melihat begitu banyaknya perusahaan pialang yang mengklaim sebagai broker forex teregulasi, tentu sangat sulit bagi Anda untuk memilih apalagi bagi para trader pemula. Yang paling penting adalah tidak terjebak menjadi klien broker SCAM atau penipuan yang tentunya akan merugikan Anda. Perusahaan broker yang dapat dikategorikan sebagai perusahaan broker abal-abal adalah, tidak memiliki regulasi sama sekali baik oleh lembaga regulator internasional maupun lokal, menyediakan leverage yang terlalu besar, menawarkan selisih nilai transaksi (spread) yang sangat kecil atau tidak ada sama sekali, dan tidak mengenakan biaya komisi kepada trader.

Perusahaan broker yang tidak membebankan biaya komisi kepada klien tentu harus Anda waspadai, karena broker forex resmi mengambil keuntungan dari nilai spread, sementara broker bandar memperoleh profit dari kekalahan yang Anda alami dalam trading. Untuk mendapatkan keuntungan perusahaan pialang yang SCAM akan melakukan manipulasi data, menyediakan platform yang justru bertujuan mengambil alih keuntungan nasabah-nasabahnya. Tindak kecurangan ini menyebabkan kekalahan para trader hingga bahkan margin call (MC). Untuk menghindari hal ini pertama kali yang harus Anda pastikan dalam memilih broker adalah perusahaan tersebut mempunyai regulasi yang sah dan legal dari badan keuangan yang terpercaya.

Pentingnya memilih Broker Forex Teregulasi

Anda harus benar-benar cermat dalam memilih perusahaan pialang yang akan menjadi mitra Anda dalam trading forex demi keamanan dana yang Anda setorkan dan jaminan bahwa trading yang Anda lakukan dilaksanakan dengan fair dan etis. Selain itu adalah beberapa penyebab bahwa Anda harus benar-benar terdaftar pada perusahaan broker forex teregulasi. Berikut ini adalah penjelasannya.

Pertama, sesuai dengan UUD pasal 27 ayat 1, perusahaan pialang yang tidak memiliki izin dari BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) seperti valuta asing, saham, komoditas dan lain-lain akan didenda 20 milyar rupiah dan hukuman penjara selama 10 tahun. Kedua, dalam peraturan tentang penyimpanan dana klien, harus diberlakukan rekening terpisah antara dana nasabah dan aset perusahaan sehingga dana klien tetap aman jika perusahaan sewaktu-waktu mengalami colaps. Pelanggaran akan ketentuan ini akan mendapat sanksi penjara selama 5 tahun dan denda 5 milyar rupiah.

Ketiga, dalam penawaran kontrak berjangka perusahaan broker forex resmi kepada calon klien harus dilakukan atas izin BAPPEBTI. Jika peraturan tersebut dilanggar, maka perusahaan akan mendapat sanksi berupa penjara selama 10 tahun dan denda 20 milyar rupiah. Keempat, perusahaan broker forex yang menawarkan kontrak berjangka atas perannya sebagai wakil pialang, akan didenda 1,5 milyar rupiah dan dipenjara selama 3 tahun. Terakhir, manipulasi dan penyalahgunaan dana dalam bentuk tidak memperlakukan dana klien untuk kepentingan klien diancam dengan hukuman 5 tahun penjara dan denda sebesar 5 milyar rupiah.

Broker yang Telah Teregulasi oleh badan CTFC

CTCF atau Commodity Futures Trading Commission adalah lembaga keuangan yang berpusat di Amerika Serikat dan telah terkenal sebagai salah satu badan regulator perusahaan pialang. Berikut ini adalah ciri-ciri perusahaan broker yang teregulasi oleh badan CTFC.

  • Perusahaan broker forex teregulasi oleh CTFC akan tercantum dalam  daftar CTFC berikut detail keuangannya.
  • Selain berwenang sebagai regulator broker forex, CTFC juga merupakan badan regulasi pada kategori lain seperti marketing, agen, website, dan sebagainya. Perusahaan broker resmi yang teregulasi oleh CTFC akan terdaftar pada kategori FCM.
  • Untuk  melihat daftar perusahaan broker forex yang telah teregulasi oleh CTFC Anda bisa melihatnya pada website badan keuangan tersebut.
  • Perhatikan penulisan nama lengkap perusahaan broker yang Anda incar bila tidak tercantum dalam list CTFC, karena bisa saja tertulis dalam nama lengkapnya dan bukan singkatannya. Contohnya, perusahaan broker FXSol, tercantum dalam daftar CTFC sebagai FXSolutions, FXDD sebagai FXDirectDealer, dan lain-lain.
  • Perhatikan Net Capital dan Total  Amount Retail Forex pada perusahaan broker pilihan Anda. Perusahaan broker forex yang profesional mempunyai nominal di atas $20 juta.

Hal-hal yang patut diwaspadai jika memilih broker luar negeri

Beberapa trader forex lebih tertarik untuk melakukan aktifitas tradingnya pada broker luar negeri karena pada umumnya broker-broker lokal hanya menyediakan fasilitas kontrak standart yang nilainya 10 kali lipat dari kontrak mini. Oleh karena itu para trader di tanah air yang ingin bertrading dengan kontrak mini mau tak mau beralih kepada perusahaan broker mancanegara. Walaupun perusahaan broker luar negeri sangat agresif dalam mempromosikan perusahaannya, sebaiknya Anda tidak mudah tergiur dengan tawaran yang tampaknya menguntungkan.

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus diwaspadai bahwa broker mancanegara tersebut bukanlah broker forex teregulasi.

  • Deposit awal yang sangat rendah. Badan  regulasi keuangan telah mengatur bahwa deposit harus mencapai nilai minimal tertentu dengan tujuan untuk melindungi nasabah dari investasi yang beresiko tinggi.
  • Menawarkan bonus margin. Promosi dengan menawarkan bonus margin adalah hal yang ilegal karena dapat mendorong seorang pemula untuk membuka akun secara impulsif.
  • Kemudahan transfer dana. Perusahaan broker forex resmi yang teregulasi mempunyai batasan dalam melakukan transaksi dengan cara pembayaran tertentu dan sah. Mekanisme transfer dana yang terlalu mudah seperti melalui kartu kredit, e-Gold, Liberty Reserve, dan lain-lain adalah jenis pembayaran yang tak teregulasi.
  • Praktek kecurangan broker yang bukan broker teregulasi. Dalam memanipulasi dana nasabah, praktek kecurangan yang umum dilakukan para broker ilegal adalah aksi pembandaran, kesulitan dalam pencairan dana nasabah, platform trading tiba-tiba berhenti mendadak saat kondisi pasar bagus, dan regulasi yang diklaim dimiliki oleh perusahaan dikeluarkan oleh lembaga keuangan palsu.

Legalilasi dari badan regulasi keuangan

Broker forex teregulasi, artinya mempunyai perijinan yang sah dan legal dari suatu badan regulasi internasional dan lokal jika perusahaan pialang tersebut berpusat di mancanegara dan bermaksud melebarkan sayap ke negara sasaran. Badan regulasi yang terkemuka sebagai regulator broker forex, misalnya adalah CTFC, NFA, ASIC, dan BAPPEBTI sebagai lembaga regulator keuangan lokal.

Perusahaan-perusahaan broker forex yang telah mengantongi sertifikasi dari lembaga keuangan tersebut, berarti dalam operasi bisnisnya berlaku standart yang telah ditetapkan secara ketat oleh lembaga-lembaga tersebut. Dana klien juga dijamin keamanannya karena berada di bawah pengawasan badan keuangan yang profesional dan terpercaya. Selain itu secara berkala lembaga keuangan juga akan melakukan audit dan evaluasi untuk memeriksa konsistensi perusahaan dalam menjalankan ketetapan yang telah menjadi standar operasi.

Leave a Reply